Kaum Muda Millenial Jangan Mau Jadi Kaum Muda Nasi Bungkus

JAKARTA_JEMARINET – BEM PTM (Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muahammadiyah) Se-Indonesia gelar perhelatan dengan tema “Rembug Millenial Sikapi Tahun Politik 2019” bertempat di Fifo Cafe, Jl. H. Djuanda, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (15/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Syarif, Koorpresnas PTM Se-Indonesia mengatakan pentingnya peran pemuda milenial dalam pentas dan ruang publik di tahun politik 2019. Dikatakan Rahmat Syarif, saat dirinya bertemu dengan petinggi DPRRI, Bambang Soesatyo pernah mengungkapkan perihal peran pemuda milenial agar tidak menjadi pasukan nasi bungkus, apalagi menjadi pemuda NPWP (Nomor Piro Wani Piro, bahasa Jawa red).

Peran pemuda lanjut Koorpresnas Se-Indonesia ini, semestinya memiliki sikap yang mumpuni dan tidak sekedar menjadi pasukan nasi bungkus. Selain itu, Rahmat Syarif menekankan agar pemuda milenial juga lebih berperan dan menujukkan sikap dan marwah kepemudaan sehingga didengar oleh orang lain.

“Dalam momentum tahun politik 2019 ini kita harus menunjukkan sikap dan marwah kepemudaan sehingga didengar oleh orang lain. Jangan terpecah dan satukan kekuatan.” Ujar Rahmat Syarif, Koorpresnas BEM PTM Se Indonesia kepada awak media.

Segala perbedaan lanjut Rahmat, hendaknya dilihat sebagai sebuah nikmat Allah SWT dan pemuda millenial sudah sepatutnya lebih berperan untuk merebut semua sektor. Dalam hal ini Rahmat juga mengingatkan pemerintah agar dalam rencana jangka pendek, menengah dan panjang, sepatutnya melibatkan pemuda.

Dalam mensikapi kebijakan pemerintah, pemuda millenial, lanjut Rahmat Syarif, harus mengubah pola dari yang melulu protes menjadi langkah-langkah korektif.

Sementara itu, Cecep Hidayatullah Ketua Presidium Nasional Perguruan Tinggi Agama Islam dalam pernyataannya mengatakan, dengan acara Rembug Millenial Sikapi Tahun Politik 2019, kami minta kepada seluruh pemuda agar jangan menjadi pemuda alay, jangan Apatis, jangan Spektator dan harus aktif serta kreatif dalam rangka turut serta membangun bangsa.

“Pemuda Millenial ditahun politik 2019 ini berdasarkan survey hampir mencapai 50% pemilih adalah Pemuda Millenial. Nah disinilah peran pemuda tersebut harus benar-benar aktif, kreatif dan inovatif, “ tegas Cecep.

Perhelatan yang digagas oleh BEM PTM Se Indonesia ini mengundang beberapa tokoh politik dan pengusaha nasional seperti Fauzi Amro (Anggota DPRRI), Dimas Oky Nugroho (Pengusaha Muda Sosiopreneur dan Ali Muthohirin (Ketua DPP IMM 2016-2018).

**Penulis : Enno (lapan6online) jaringan jemari.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *