Caleg Gagal & Stress, Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru, Siap Tampung

PEKANBARU_JEMARINET – Siapapun tidak bisa memungkiri, jika persoalan dana tersimpan yang dipakai untuk modal menjadi anggota legislatif, baik daerah maupun pusat, pemakaiannya harus benar benar diperhitungkan dengan baik.

Bahkan perhitungan untuk pengeluaran harus benar benar ketat, agar tidak jebol dan membuat pihak keluarga juga terkena imbasnya, jika sampai pada hasil pemilihan ternyata tidak juga lolos menjadi anggota dewan, sementara dana yang dipakai untuk ongkos sudah habis habisan.

“Makanya sangat sulit, kita nahan nahan, dibilangnya pelit, kita jor joran, ada saja yang memanfaatkan,” ujar salah satu caleg DPRD dari Provinsi Maluku Utara yang sempat dihubungi, namun tidak bersedia namanya disebutkan, “menjaga kode etik caleg,” ujarnya tertawa.

Namun dirinya mengakui jika sudah menghabiskan dana sekitar puluhan juta rupiah, “hampir mendekati ratusan,” ujarnya, sambil menambahkan jika pertarungan kali ini sangat ketat. Walau demikian dirinya tetap optimis dan pasrah jika nantinya tidak terpilih, “Harus tetap sabar dan tawakkal, jangan sampai gila,” ujarnya tertawa kecil via selularnya.

Untuk menghindari persoalan menjadi stress, akibat kalah dalam pertarungan. Salah satunya adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, Provinisi Riau, yang sudah mempersiapkan segalanya, terutama untuk bimbingan konseling.

“Kalau kami ya siap saja tampung, apalagi fasilitas kita di RSJ sekarang sudah cukup bagus dan lengkap ada Poliklinik yang lengkap dan pelayanan lainnya, “ujar Dirut RSJ Pekanbaru, Hasneli Juwita,

Kesiapan yang dilakukan oleh pihak RSJ Tampan, sudah dibuktikan dengan melakukan pemeriksaan dan tes kejiwaan kepada 6 ribu lebih caleg yang akan maju bertarung nanti.

“Ada 6000 lebih caleg sudah kami lakukan pemeriksaan dan tes kejiwaannya, dan semuanya dilakukan secara profesional,” ujarnya sambil menambahkan jika pihak RSJ Pekanbaru tidak hanya fokus untuk menerima pasien dari caleg yang mengalami gangguan kejiawaan, tapi juga tetap fokus untuk melayani masyarakat siapapun yang ingin memanfaatkan penyembuhan dan penanganan kepada pasien penyakit jiwa.

“Semua masyarakat, fokus kami layani, bukan hanya caleg yang gagal dan membutuhkan pelayanan,” pungkasnya.

(Jall/sumber :Kabartoday)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *