Kredit Macet Bank Mandiri & PT. SNP Finance Terindikasi Korupsi Rp. 10,525 Triliun

JAKARTA – Permasalahan kredit macet yang terjadi di PT. Sunprima Nusantara Pembiayaan atau biasa di sebut SNP Finance, berimbas pada ambruknya induk perusahaan Group Columbia, milik pengusaha Leo Chandra.

PT. Bank Mandiri selaku pemberi fasilitas kredit yang mencapai limit fasilitas senilai Rp. 10,525 triliun, akhirnya harus menanggung macetnya kredit tersebut.

Akibatnya pihak Badan Reserse Kriminal Mabes Polri rupanya mencium adanya ketidak beresan dalam pemberian kredit macet tersebut, dan saat ini PT. Bank Mandiri diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pencairan dalam waktu rentang 2004 hingga 2015 lalu.

Pihak Mabes Polri membenarkan upaya penyidikan terkait kasus “SNP Mandiri Gate” ini, melalui Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.

“Benar,” jawabnya singkat, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap PT. Bank Mandiri dan PT. SNP Finance.

Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan hasil laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan sejak tahun 2010 lalu.

Sementara itu secara terpisah Kepala Subdirektorat II Dittipideksus Bareskrim, Kombes Golkar Pangarso, membenarkan dugaan persoalan keuangan yang dialami oleh PT. SNP Finance.

“Ini juga salah satu dari pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Golkar Pangarso kepada media.

Menurutnya hasil pengawasan OJK hingga akhirnya ditemukannya sebuah celah adanya dugaan korupsi dalam transaksi yang merugikan negara hingga mencapai triliunan rupiah.

(Jall/sumberr : delik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *