Video, Dihalau Dari Lokasi Muktamar, Rombongan Pemuda Muhammadiyah “Teriakin” Paspampres

YOGYAKARTA_JEMARINET – Penyelenggaraan Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang dilaksanakan di DI Yogyakarta, menyisakan kejadian lucu, dikarenakan Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), dan juga adalah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, beserta dengan para pengikutnya, justru dilarang masuk ke dalam acara muktamar.

Rupanya pelarangan tersebut, dilakukan oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden RI (Paspampres) yang khusus mengamankan Wapres M. Jusuf Kalla, yang datang untuk membuka acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah, yang dilaksanakan, pada hari Senin (26/11/18), di Gedung Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Bagi netizen, dan beberapa orang yang menonton video tersebut, menyayangkan sikap Paspampres yang terlalu berlebihan, karena Sebagai Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, sudah tentu Dahnil Anzar adalah tuan rumah kegiatan, dan juga menjadi salah satu tokoh sentral dalam acara muktamar.

“Seharusnya Paspampres untuk Pak Jusuf Kalla, sudah mengantongi nama nama dan telah mengetahui, lewat foto, siapa siapa saja yang menjadi tuan rumah acara kegiatan, kenapa justru tuan rumah dan juga pelaksana kegiatan yang diusir ?” Ujar Darwis salah satu tokoh muda muslim asal Maluku Utara, yang menyayangkan kejadian tersebut.

Bahkan beberapa netizen justru menertawakan tingkah laku Paspampres untuk Wapres Jusuf Kalla, yang tampak dalam video, yang sudah tersebar, di berbagai sosial media, yang berusaha menghalau dan mengusir peserta Muktamar, yang akan masuk, yang diperkirakan pengusiran tersebut, dikarenakan Jusuf Kalla sudah berada di dalam lokasi acara, untuk melakukan pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah.

Dan di video tersebut, juga tampak, Dahnil Anzar yang sibuk mencoba untuk  menenangkan anggotanya yang terpaksa harus bersitegang dengan pihak Paspampres, dikarenakan mereka memaksa untuk tetap masuk ke dalam acara. Sambil mengangkat tangan, Dahnil berusaha untuk membujuk anggotanya agar tetap bersikap tenang.

“Sudah, sudah, ayo diam, diam…mari kita duduk disana saja,” ujar Dahnil sambil mengangkat tangannya, menyuruh anggotanya untuk mundur karena sudah berhadap hadapan dengan Anggota Paspampres, yang akhirnya dituruti oleh peserta muktamar dan juga anggota PP Muhammadiyah lainnya untuk mundur menuju lokasi yang ditunjuk oleh Dahnil.

Kondisi didalam video tersebut, tentu saja membuat netizen merasa aneh, dikarenakan Dahnil dianggap tidak bisa ikut masuk ke dalam lokasi acara. Dan ada yang sempat mengkait-kaitkan dengan perlakuan yang diterima oleh Dahnil, dikarenakan perbedaan pilihan dalam pilpres 2019 nanti.

Barusan dapat info, Dahnil Anzar dkk (pendukungnya) dilarang Paspampes masuk ke arena Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Jogja, yg siang ini dihadiri Jokowi. Ohala….makin lucu negeri ini. Ada kegiatan, yg punya hajat kok malah dilarang mengikuti acara gara2 tak sekubu dg presiden ?” Tulis pengguna Sosmed Twitter, 8. Ir. M. Adamsyah WH, M.Si. yang diposting dengan menggunakan nama akun @DonAdam08.

Jokowi sendiri memang dijadwalkan untuk hadir, namun kapasitasnya sebagai seorang Capres, bersama sama dengan Capres Prabowo Subianto, untuk tampil dihari ketiga, Rabu (28/11/18), Muktamar. Kedua capres ini nantinya diharapkan untuk bisa memaparkan visi dan misi mereka dihadapan 5.000 peserta, yang terdiri Ketua-ketua tiap wilayah propinsi dan peninjau, yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia.

(Jall)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *