Prabowo Beri Sikap Hormat Kepada Emak Emak Yang Hadiri Pembekalan Relawan, Pakai Biaya Sendiri

JAKARTA_JEMARINET – Kejujuran dan kebesaran hati seorang Prabowo Subianto yang berani dan mau mengakui kesalahannya dihadapan para pendukung dan juga relawannya, mengundang rasa simpatik yang begitu besar dari sekitar 7 ribuan anggota relawan dari berbagai kelompok pendukung Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno.

Jumlah kelompok relawan yang berhasil di catat oleh pihak panitia penyelenggara kegiatan acara “Pembekalan Relawan Prabowo-Sandi” sebanyak 200 kelompok relawan lebih dan mereka berdatangan dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang dari luar negeri, seperti Malaysia, Arab Saudi dan Australia, yang diwakili oleh beberapa orang rekannya.

Prabowo Subianto sebelum mengucapkan permintaan maaf, terlebih dahulu meminta ijin dari relawannya, apakah diperbolehkan, dan dijawab serempak boleh, “Karena saat ini, segelintir orang tidak senang jika kita meminta maaf, dan dijadikan permasalahan,” ujar Prabowo yang kemudian menjelaskan alasannya meminta maaf.

Rupanya permintaan maaf tersebut, ditujukan kepada Ketua Panitia Penyelenggara acara sekaligus, Ketua Harian Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Ibu Rachmawati Soekarnoputri, yang sebelumnya dianggap oleh Prabowo jika acara yang diadakan bisa gagal dan tidak terwujud dengan baik, karena mereka tidak memiliki anggaran berlebihan untuk memberikan fasilitas jika acara Pembekalan Relawan Prabowo-Sandi tetap dipaksakan.

“Saya minta maaf kepada ibu Rachmawati, dan bapak Amien Rais yang hari ini sudah membuktikan kepada saya, jika masih ada orang orang pemberani dan tidak takut untuk bersuara demi kebaikan. Saya mengucapkan terima kasih terutama kepada emak emak yang hadir,” ujar Prabowo yang menyaksikan langsung, hampir seluruh gedung berisikan para ibu ibu atau yang biasa disebut emak emak militan.

Gedung yang berada di Kawasan Senayan Jakarta, tersebut, hampir 80 persen di isi oleh relawan yang berasal dari kaum “Emak Emak” dan mereka siap ketika Prabowo menyinggung soal dana yang masih kecil untuk terus berjuang memenangkan pilpres 2019 nanti. Dan rupanya “curhat” Prabowo soal cekaknya anggaran untuk maju dalam pertarungan, hingga Prabowo menanyakan apakah para relawan mau untuk tetap ikut berjuang dan juga mengumpulkan dana berapapun untuk disumbangkan kepada pihaknya agar mereka bersama sama bisa memenangkan pilpres 2019 nanti.

Tawaran tersebut, langsung disambut dengan teriakan setuju dari seluruh peserta pembekalan, “Emak emak setuju, tapi bapak bapak pasti akan memprotes,” kelakar Prabowo.

Prabowo kemudian mencoba menawarkan kepada relawannya untuk mau menyumbangkan dana, yang nantinya akan disetorkan ke rekening yang akan dibuat secara khusus. “Berapapun kalian menyumbang, mau dua ribu, lima ribu akan diterima,” ujarnya kepada hadirin yang langsung disambut dengan tepuk tangan, tanda setuju.

Prabowo sendiri tidak menyangka hal tersebut, dan kegembiraan Prabowo yang melihat langsung antusiasme para relawannya, ditunjukkan dengan meminta kepada ajudannya untuk mengambil kopi yang disediakan untuknya untuk diminum di mimbar tempatnya berpidato.

Selain itu Prabowo juga meminta kepada seluruh pendukungnya agar mengajak seluruh masyarakat luas agar mau ikut menjaga Pilpres dan Pileg 2019, berjalan secara adil.

Terutama yang menjadi sorotan Prabowo, adanya pemilih siluman dari Daftar Pemilik Tetap (DPT) Pemilu nanti. Agar tidak kecolongan, jika kemudian ada pencoblos siluman yang tidak diketahui asal usulnya dan bukan warga setempat, namun memiliki persyaratan untuk bisa mencoblos.

Netizen sendiri tidak bosan bosannya mengingatkan Prabowo jika persoalan jumlah DPT sampai saat ini masih bermasalah. Adanya temuan 31 juta pemilih tambahan, dari Kemendagri dianggap sebagai pemilih siluman, dan anehnya pihak KPU RI sendiri tidak bisa menjelaskan secara jujur dan transparan soal adanya daftar pemilih tambahan tersebut.

Dari hasil wawancara media ini dengan beberapa peserta di barisan emak emak. Ternyata selain dari wilayah Jakarta sendiri, juga tampak hadir para emak emak dari kelompok Guru Honorer dari Kota Bogor yang sempat demo dan tidur di depan Istana beberapa waktu lalu, dengan jumlah personil sebanyak 40 orang mereka datang dengan cara patungan untuk menyewa kendaraan.

Banyak spanduk relawan yang terpampang, ataupun yang diangkat oleh anggotanya sendiri, terutama pada Balkon bagian atas, setengah lebih isi balkon terisi oleh relawan emak emak.

Media ini hanya sempat mewawancarai sekelompok relawan dari Macan PADI, alias “Emak Emak Cantik Pendukung Prabowo-Sandi”, bersama dengan beberapa anggotanya yang sengaja datang dari beberapa daerah, dan mereka begitu kompak saling menyatu dengan para guru honorer, di bagian kanan panggung pada Balkon atas.

Di akhir pidatonya, Prabowo mengungkapkan jika dirinya sangat mengerti kenapa para emak emak, berani ambil sikap yang begitu berani dalam pemilu kali ini. Menurutnya, Emak emak adalah penentu masa depan anak anak mereka, dengan kondisi negara yang lebih baik nantinya, maka emak emak akan merasa tenang untuk mendidik anak mereka, agar menjadi generasi penerus bangsa yang lebih kuat.

Sebagai penghormatan terakhir, Prabowo yang begitu kagum kepada emak emak, kemudian mengambil sikap tegak, dan dengan penuh ketegasan memberikan sikap hormat ala militer kepada para emak emak yang hadir karena dianggapnya sebagai salah satu pemberani milik bangsa Indonesia.

(Jall)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *