Anggota DPRD Kota Surabaya Terancam Korupsi Dana Hibah Pengadaan

Surabaya – Agus Setiawan Jong yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya 2016, memberikan signal sepertinya bakal membongkar dugaan adanya keterlibatan dan peran sejumlah oknum anggota DPRD Kota Surabaya yang masuk dalam muara korupsi bermodus pengadaan ini.

Hal tersebut diungkapkan Kajari Tanjung Perak, Rachmat Supriady dalam keterangannya yang disampaikan pada awak media yang menyebutkan bahwa Dirut PT CSS yang jadi tersangka ini berpeluang menjadi Justice Collaborator. Artinya, Tersangka Agus Setiawan Jong ini telah bekerjasama dengan pihak penyidik dalam mengungkap kasus ini.

Kendati tak menyebutkan secara langsung terkait ‘Nyanyian’ Agus Setiawan Jong saat diperiksa sebagai saksi hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya 2016, Namun keterangan  terkesan memberikan simbol adanya keterlibatan dan peran sejumlah oknum anggota DPRD Kota Surabaya yang masuk dalam muara korupsi bermodus pengadaan ini.

“Ada peluang menjadi Justice Collaborator,”kata Rachmat, Jum’at (2/11).

Perlu diketahui, sebelum Agus Setiawan Jong ditetapkan sebagai tersangka, tim Penyidik Pidsus Kejari Surabaya telah memeriksa 6 anggota DPRD Kota Surabaya sebagai saksi, dua diantaranya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya yakni Dermawan dan Ratih Retnowati, sedangkan keempat lainnya berposisi sebagai anggota. Mereka adalah, Sugito, Binti Rohman, Saiful Aidy dan Dini Rinjani.

Keenam oknum DPRD Surabaya ini merupakan politisi dari Partai yang berbeda. Dermawan merupakan politisi Partai Gerindra, Ratih Retnowati dan Dini Rinjani adalah kader dari Partai Demokrat. Politisi dari Partai Hanura adalah Sugito, sedangkan Binti Rohman adalah kader dari Partai Golkar dan Saiful Aidy dari Partai PAN

Diduga rekomendasi yang dikeluarkan oknum Dewan melalui konstituennya akhirnya meloloskan tersangka Agus Setiawan Jong untuk ‘menguras’ uang negara yang dikucurkan dari APBD Pemkot Surabaya tahun 2016.

Dana APBD tersebut digunakan untuk pengadaan terop, kursi, meja dan sound system di 230 RT di Surabaya yang sudah dirancang tersangka Agus Setiawan Jong melalui produk DPRD Kota Surabaya, yakni progam Jaringan Aspirasi Masyarakat (Jasmas).

Berdasarkan hasil audit BPK, tersangka Agus Setiawan Jong berhasil mengambil keuntungan dari pembelian pengadaan yang sudah di mark up dari harga asli satuan barang-barang yang dibeli pada pengadaan tersebut yang selisih harga barang tersebut mencapai Rp 5 miliar lebih.   (son)

One Response to Anggota DPRD Kota Surabaya Terancam Korupsi Dana Hibah Pengadaan

  1. Hi tһere! I could hаve sworn I’ve been to this website before
    ƅut after rеading through some of the post I realizwd it’s new too me.
    Anyways, I’m definitely glad I found it and I’lⅼ be bookmarking and checkikng back often! https://weheartit.com/nash26england

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *