Juri KDI Ingin Peserta Audisi Bisa Menghibur Ala “Topeng Monyet” Walaupun Suara Jelek

JEMARI – Namanya Wa Ode Sofiah umur 16 tahun berasal dari Bau Bau Sulawesi Tenggara, rupanya penampilan Sofia yang hanya menggunakan baju seadanya dikarenakan beberapa potong pakaiannya yang sudah disiapkan untuk mengikuti audisi lomba Kontes Dangdut Indonesia (KDI) tertinggal di kampung.

Dan Penampilan Wa Ode Sofia yang hanya menggunakan baju kaos berwarna hitam, lalu ditutupi dengan kemeja berwarna biru donker, di protes oleh Juri yang terdiri dari Iis Dahlia, Jeremy Teti dan

Walaupun kontes yang dilombakan adalah olah vokal, dimana yang seharusnya dijadikan penilaian adalah suara dan kemampuan bernyanyi, namun Iis Dahlia menganggap jika KDI adalah kontes penampilan, tidak perduli apakah suara peserta bagus atau tidak.

Kamu ketemu teman teman kamu tadi nggak di luar ?” tanya Iis Dahlia,

Ketemu,” jawab Sofia dengan suara pelan.

Mereka kayak apa mau audisi ?” tanya Iis lanjut dengan wajah tegang dan serius.

Tidak pake bedak, tidak pake lipstik, tidak pake baju yang benar, nggak !” ujar Iis dengan ketus sambil memandang penampilan Sofia. Namun Sofia menjawab jika dirinya memakai bedak.

Rupanya bukan hanya Iis Dahlia, salah satu juri pria, Benigno juga ikut memprotes penampilan pakaian yang dipakai Wa Ode.

Terus kenapa Wa Ode tidak berusaha untuk seperti mereka,” ujar Benigno yang diteruskan Iis Dahlia dengan ketus. Namun Wa Ode dengan wajah serius mengatakan jika pakaiannya ketinggalan di kampung. Namun sepertinya para juri tetap tidak percaya.

Serius mau ikut KDI ? serius ?” tanya penyanyi Trie Utami yang menjadi juri ketiga dan dijawab Sofia, “Iya.” Dan Trie Utami dengan logat melayu makassar, menyuruh Sofia untuk mencari baju lain agar bisa ikut audisi.

Ndak tau mi deh, mungkin ada temanmu bawa,” ujar Trie Utami sambil mengayunkan kedua tangannya seperti menyuruh Sofia untuk keluar dari ruangan audisi.

Benigno rupanya juga tidak tahan, lalu mengusir Sofia keluar dengan menyarankan agar audisi Sofia ditunda setelah mengganti penampilannya.

Salah satu pembawa acara, yang biasanya memandu para penyanyi untuk mencoba nada suara atau juga mengetes pengetahuan peserta tentang lagu dangdut, merasa heran dengan sikap ketiga juri yang belum juga mendengar suara Sofia namun sudah diprotes hanya karena soal penampilan.

Namun protes yang dilakukan pria yang biasa dipanggil dengan nama Willy, juga kena semprotΒ Iis Dahlia, bahkan Iis menyuruh Wil untuk tidak ikut ikutan apa yang telah disepakati oleh juri soal penampilan Sofia.

Sepertinya para juri, dibawah komando Iis Dahlia, tidak mencari penyanyi, namun lebih menganggap peserta yang datang hanya sebagai hiburan semata. Hal itu ditunjukkan Iis Dahlia ketika mencoba mengusir Willy agar tidak ikutan membela Sofia.

Will kita dari tadi ngetes suara anak-anak disini, yang suaranya jelong (jelek) aja, uuhh……manja dandanannya,” ujar Iis yang lebih membanggakan peserta yang hadir dengan dandanan “heboh” dan bergaya manja, sekalipun suaranya jelek.

Banyak netizen melihat video ini, menganggap para juri sebaiknya tahu diri, jika KDI itu adalah kontes menyanyi bukan kontes mencari model, atau lomba ratu kecantikan dan soal penampilan lebih diutamakan dibandingkan suara peserta.

Mbak Iis Dahlia baiknya ngaca dulu sebelum ngebully penampilan org lain, alih2 anak usia 16 th yg ikut AUDISI NYANYI, bukan Ratu Kecantikan. Tri Utami jg sama busuknya, sama pria yg entah siapa namanya itu. KALIAN BERTIGA BUSUK SMUA..!! Mbak Iis sini saya cabutin kumisnya…” tulis akun bernama @AmbarwatyRexy.

Dan Ambarwaty tidak bisa menaha kejengkelannya, yang kemudian kekesalannya ditumpahkan melalui postingan lanjut, yang dianggapnya penampilan Iis Dahlia dan Trie Utami justru lebih mirip dengan pemain Lenong Betawi yang akan tampil pentas.

Kalian berdua dengan make up ngelenong dan anak ini tanpa make up sama sekali saja masih cakepan anak ini… Seriusan, gemez gw pengen cabutin kumis Iis Dahlia..”

Rupanya kejadian ini pernah terjadi pada penyanyi papan atas Indonesia, Judika yang lahir dari kompetisi lomba menyanyi, netizen ini menceritakan bagaimana penampilan Judika pertama kali dijadikan bahan ejekan dari salah satu juri wanita.

Hal serupa pernah terjadi.. Di Indonesia Idol..penampilan fisik pernah di hina oleh salah satu juri perempuan .. Di episode berapa sy lupa.. Skrg yg hina judika yustru tenggelam selamat buat Judika..kalo bisa Mas Judika tolong dibantu anak ini πŸ™GBU Mas ..” tulis akun bernama @nanininanina

Jahat nya bagaimana gk sering terjadi pembullyan orang yang di tivi aja contohin seperti ini,,, di cari suara nya mbak bukan pakaian nya,,, dulu mereka pernah dari kampung kan😀😀😀 gk usah sok kota anjir banget gue kesel lama2, semalam gk nonton sih,” tulis @febeagnesyoan membalas postingan dari @AmbarwatyRexy

ini mah bukan audisi tapi PELECEHAN.” @RachmanF7791

“Kalau mendengar ucapan Iis Dahlia pada bagian akhir video, sepertinya para peserta audisi akan lebih disukai juri jika bisa memberikan hiburan ala “Topeng Monyet”, dimana monyetnya menghibur usai didandanin menor lalu mulai bergaya genit dan manja,” ujar Darwis salah satu tokoh muda asal Maluku Utara, ketika menanggapi ucapan Iis Dahlia yang terhibur dengan peserta yang berdandan dan bergaya heboh dengan manja ketika tampil, walaupun ternyata suaranya jelek.

“Untungnya Sofia berhati besar untuk kembali tampil usai dibantu berdandan,” pungkas Darwis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *