Hasil Kunjungan Yahya Cholil, Israel Kembali “Bantai” Rakyat Palestina

JEMARI – Meski sudah kembali ke Tanah Air, kunjungan Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf ke Israel dalam rangka ‘diplomasi’ masih terus menjadi polemik. Ferry Koto, praktisi media menilai upaya diplomasi Staquf terbukti tidak membuahkan hasil dalam meredakan konflik Palestina-Israel.  Justru malah beberapa saat Staquf kembali ke Tanah Air, Israel mempertontonkan kebiadabannya kepada rakyat Palestina.

“Selain beliau sudah kembali ke Tanah Air, juga faktanya ‘diplomasi’ beliau terbukti tak berdampak positif apapun. Karena terbukti Israel kembali pertontonkan kebiadabannya. Jadi ya wis, tidak perlu bahas yang sia-sia. Menunggu tindakan RI di DK PBB,” ungkap Ferry dalam akun Twitter @ferrykoto, Selasa (19/6/2019).

Ferry melanjutkan, “Monggo, boleh dikritik. Tapi saya tidak menilai hasil akhir. Cuma menilai ternyata tidak berdampak menyentuh hati pemimpin Israel dengan belas kasih agar hentikan pembunuhan rakyat Palestin yang sedang berlangsung. Padahal beliau baru bicara belum seminggu.”

Ferry juga berupaya menghormati upaya Staquf yang mengaku ke Israel dalam rangka diplomasi untuk kemerdekaan Palestina. “Jika benar statemen-statemen beliau bahwa beliau juga berjuang untuk Palestina dengan caranya (hanya beliau dan Allah yang pasti tahu), maka semoga jadi amalan untuk beliau. Dan laknallah Israel yang memanfaatkan kehadiran beliau untuk kepentingan propaganda mereka,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, upaya kemerdekaan rakyat Palestina bisa dilakukan pemerintah Indonesia yang saat ini menjada anggota DK PBB. “Sekarang kita berharap, semoga pak Jokowi bisa kerahkan segala kemampuan dengan duduknya RI di DK PBB, untuk memaksa Israel hentikan kebiadabannya, dan mulai berunding kembali dengan Palestin, mencari solusi-solusi damai, dan kembalikan hak-hak bangsa Palestina,” tulis Ferry.

Seperti diberitakan media internasional, beberapa hari pasca Idul Fitri 1439 Hijriyah, Israel kembali melakukan aksi biadab kepada rakyat Palestina. Jet tempur Israel dilaporkan melakukan serangan ke wilayah Gaza, Senin (18/6/2018).

Kemudian di timur Gaza pada waktu yang sama seorang pemuda Palestina bernama Ahmad Abu Khidhir syahid diterjang peluru tentara Israel.Tak hanya itu, saat momen Idul Fitri Israel menyerang tahanan pejuang Palestina dengan cara menyemprot gas. Para keluarga tahanan juga dilarang mengunjungi pada momen spesial tersebut.

[Syaf/voa-islam.com]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *