Banyak Tidak Punya KTP-E, Warga Padang Terancam Tidak Ikut Pemilu Walikota, Tercecerkah ??

JEMARI SUMBAR – Tentu kita masih ingat dengan kejadian tercecernya KTP Elektronik alias KTP-E di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu. Dimana warga setempat yang menemukannya, menyebutkan jika KTP-E tersebut beralamat Provinsi Sumatera Selatan.

Awalnya Dirjen Dukcapil mengakui jika KTP-E yang tercecer tersebut adalah KTP-E yang rusak hingga harus ditaruh di gudang penyimpanan milik Kemendagri di Kabupaten Bogor.

Dan kini, banyak warga Kota Padang, Sumatera Barat ternyata tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti pemilihan Walikota Padang, dikarenakan mereka belum terdaftar, dan ditengarai warga yang belum tedaftar dalam DPT Pilwakot 27 Juni 2018 nanti, karena belum memiliki KTP-E.

Komisioner KPU Kota Padang Riki Eka Putra, mengatakan laporan yang masuk KPU Kota Padang, sampai saat ini baru sekitar 98 persen atau 535.265 penduduk yang cukup umur yang memiliki kesempatan untuk memilih Walikota Padang pada pemilihan 27 Juni 2018.

Sebanyak dua persen lainnya menurut, Riki belum melakukan pendaftaran, bahkan Riki menyebutkan warga yang belummasuk DPT tersebut, dikarenakan belum memiliki KTP-E.

“Semoga sebelum tanggal 27 Juni, yang dua persen segera bisa terdaftar dalam DPT agar tingkat partisipasi pemilih bisa naik menjadi 70 persen,” ujarnya sambil menghimbau agar mereka segera mengurus KTP-E, agar bisa ikut terlibat pilkada.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *