Viral..!! Menteri Keuangan Malaysia Stop Jumpa Pers Karena Adzan Berkumandang

JEMARI INTERNASIONAL – Salah satu pensiunan TNI AD yang pernah bertugas di Dili Timor Timur, menyebutkan, jika setiap dalam tugas satu regu, jika pimpinan regu tersebut senang dengan adanya pertempuran, maka bisa dipastikan hampir setiap hari mereka akan masuk “kolam”, istilah untuk medan pertempuran, untuk kontak senjata, namun jika pimpinan regu atau peleton yang suka dengan damai maka bisa dipastikan seluruh “pekerjaan” mereka lebih banyak dihabiskan untuk menjaga markas, sambil menunggu komando. Tidak seperti yang pertama.

Gambaran yang diberikan oleh pensiunan TNI AD yang berpangkat terakhir sersan satu ini, ketika membaca sebuah berita tentang viralnya video, terkait dengan Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, yang secara tiba tiba menghentikan kegiatan konperensi Pers, dikarenakan terdengar suara Azan yang berkumandang.

Kejadian ini menjadi viral ketika sebuah akun Facebook milik Rahmah Gazali, menyebutkan ketika dirinya yang bertugas sebagai staff khusus, untuk mengurusi awak media, untuk Lim Guan. Rahmah menyebut jika dirinya sempat terkejut ketika jumpa pers yang jadwalnya mundur, bertepatan dengan saat masuk Shalat Dhuhur. Rahmah segera masuk kedalam tempat sound system yang memperdengarkan azan dengan maksud untuk memperkecil suaranya, karena sedang berlangsung jumpa pers, namun dirinya justru terkejut, ketika seluruh ruangan yang berisikan wartawan dan menteri Lim Guan, justru sedang menghentikan kegiatan dan tidak ada satupun suara yang keluar, untuk menghormati suara azan yang sedang berkumandang, dan itu dilakukan atas perintah “bos” Rahmah sendiri. Rahman seakan akan bersalah dikarenakan tujuannya untuk mengecilkan suara azan, justru pada saat bersamaan Bos-nya memerintahkan siapapun dalam ruangan untuk tidak bersuara karena sedang masuk azan duhur.

Lim, (58), adalah menteri keuangan Malaysia yang baru, yang dipilih Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang relatif tidak dikenal di kalangan keuangan internasional.  Dia dikenal di Malaysia karena menjadi menteri utama di Penang, negara bagian terkaya kedua di negara itu.

Tapi berapa analis mengatakan Lim telah membangun reputasi yang baik sebagai manajer ekonomi di Penang yang mencatat PDB per kapita tertinggi di antara negara-negara Malaysia pada 2016.

Sebagai menteri keuangan Malaysia yang baru, Lim diharapkan dapat mengawasi rencana pemerintah untuk mencabut pajak barang dan jasa yang sangat tidak berpihak kepada rakyat yang dijanjikan akan dilakukan dalam 100 hari pertama. Dia juga harus mengelola kekurangan pendapatan yang akan ditimbulkan.

Tak hanya mantan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, yang kini berkoalisi dengan Pemerintah yang pernah dijebloskan ke penjara oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad.

Lim Guan Eng juga diketahui pernah dijebloskan ke penjara dua kali oleh Mahathir. Selama sepuluh tahun terakhir, jabatan menteri keuangan dirangkap Najib Razak, eks-PM yang kalah dalam pemilu ke-14 Malaysia yang baru lalu.

Kejadian seperti ini juga pernah terjadi ketika Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti yang menghentikan acara wawancara dikarenakan terdengar suara adzan berkumandang, dalam sebuah kegiatan di Istana Negara beberapa waktu lalu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *