TP Jokowi Sesumbar Akan Lakukan Tindakan Hukum Kepada Penghina & Pencaci Jokowi. Netizen Balik Tantang : “Ada Royson Pelaku Kasus “Jokowi Kacung Gue ” Mampu Gak ?”

JEMARI JAKARTA – Munculnya sebuah kelompok yang terdiri dari enam orang pengacara, dan menyebut sebagai Tim Pembela Jokowi, mendapat sindiran keras kepada para advokat yang baru saja menemui Presiden Jokowi di Istana Negara beberapa hari lalu.

Dedy Mawardi yang dijadikan sebagai juru bicara tim, menyebutkan tugas utama mereka adalah melakukan pembelaan hukum kepada Jokowi. Bahkan Dedy sesumbar kepada siapa saja, baik itu kelompok maupun perorangan yang melakukan penghinaan, pelecehan, ujaran kebencian, termasuk dengan “berita” hoaks yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dan pemerintahan lainnya, akan mendapatkan penindakan melalui hukum.

“Kita tidak hanya melakukan tindakan advokasi pembelaan hukum, namun juga akan melakukan tindakan hukum, kepada siapa saja,” ujar Dedy mengingatkan kepada seluruh pengkritik, terutama yang paling banyak di media sosial.

Namun  netizen justru menantang Dedy dan kawan kawan usai melontarkan ucapannya yang akan melakukan tindakan hukum kepada siapa saja yang telah melakukan perbuatan seperti yang dilontarkan usai bertemu dengan Presiden Jokowi bersama rekan rekannya.

Netizen menantang para Advokat yang mengaku sebagai tim pembela Jokowi, untuk melakukan tindakan hukum terhadap Royson,  seorang pemuda keturuna Tionghoa alias Cina, yang menyebut Jokowi adalah kacungnya. Bukan hanya menyebut Jokowi sebagai kacungnya. namun Ropyson juga akan melakukan tindakan kasar lainnya. dengan menyebut didalam videonya, jika dirinya akan menembak, menggantung, hingga rumahg kediaman Jokowi diancam akan dibakar.

Seluruh tindakan Royson tersebut ternyata tidaklah dijadikan persoalan hukum oleh pihak kepolisian, sekalipun, seluruh ucapannya dibuktikan dengan beredarnya video tersebut. Bahkan yang membuat warga netizen, sudah tidak berdaya menghadapi kasus “Jokowi Kacung Gue” oleh pemuda yang dianggap masih duduk di bangku SMA, namun ternyata Royson mendapatkan kelulusan sebelum umurnya dikategorikan dewasa.

Berikut pandangan dan desakan netizen kepada Tim Pembela Jokowi untuk segera melakukan tindakan hukum kepada Royson, walaupun Royson masih dianggap dibawah umur, dan masih belum pantas untuk menjalani hukuman penjara, yang kemudian Royson dititipkan di salah satu fasilitas Yayasan Sosial milik menteri Sosial. Berikut isi postingan netizen yang berhasil dikumpulkan.

Tugas mulia pertama buat Bapak2 Pengacara itu adalah memproses penghinaan thdp Presiden Republik Indonesia oleh seorang anak warga keturunan berumur 16 tahun Klo ini ga diproses, kami anggap pembentukan team pengacara ini cuma dan caripanggung.” @kangsemproel

Iya..kasus pertama yg ditangani adalah kasus kacung…berani gak yah?…” @KandarSKD

Ini juga digaji? Berapa? Nanti buat juga Kelompok Masyarakat Anti Ujaran Kebencian. Keren tuh! Semakin banyak kelompok kan semakin terpolarisasi pemilihnya. Ide saya cemerlang kan? Akbar, gito lu!” @Akbar_Ltd

Memimpikan pemimpin (presiden) yg punya niat mulia membawa Indonesia yg merdeka, berdaulat, beragama, adil & sejahtera. Ia kuat krn menjalankan niat itu dan tdk khawatir turun. Tdk perlu relawan apapun utk dirinya. Ia mencintai seluruh rakyat dan negaranya.” @hans_prihantoko

Semakin bengkak aja nih lembaga kepresidenan. Hutang menggunung bukan berhemat malah makin menjadi. Edun.” @Romelah_mel

Kita menunggu keberaniannya untuk memprosea ujaran kebencian yang kemarin… Ngak di proses cement..” @toranaga3000

Tugas pertama sudah menanti…. Yaitu kata2 kacung anak Cina ke presiden.” @AbahAnom72

Banyak amat tim jokowi..smg gak dibayar… …tau2nya tahun depan dirapel…..” @LeniRumiati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *