Mahfud MD Sering Memblokir Pengikut Akun Sosmednya, Karena Dikritik

JEMARI JAKARTA – Rupanya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD yang saat ini sedang duduk dalam jajaran pemerintahan Joko Widodo sebagai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila alias BPIP, tidak tahan dengan kritik.

Walaupun kritik yang dilontarkan berbentuk adu argumentasi, ketika beberapa postingan Mahfud MD yang dianggap oleh sebagian netizen lainnya, sebagai postingan yang belum tentu mengandung kebenaran.

Mahfud MD mencatat sebagai salah satu tokoh yang dianggap sangat peka dengan kritik yang dilontarkan oleh netizen, hingga akhirnya Mahfud melakukan tindakan dengan memblokir para pengikutnya yang dianggap tidak sejalan dengannya, atau tidak menyetujui pendapatnya melalui postingan di akun sosial media twitter miliknya, @mohmahfudmd.

Yang terbaru merasakan “keganasan” Mahfud dalam soal memblokir pengikutnya adalah Umar Hasibuan, salah satu “artis” sosial media, yang memiliki pengikut 53,2 ribu orang. Dan juga pemilik sebuah pesantren bernama Pesantren Daarul Muhsinin di Kabupaten, Labuhanbatu Sumatera Utara.

Umar diblokir karena menantang Mahfud soal kebenaran postingan Mahfud yang menyebutkan jika SBY ketika masih menjadi presiden, sering melaporkan para pengkritiknya ke pihak berwajib.

Menurut Umar yang juga salah satu pengagum partai Demokrat, postingan Mahfud tersebut, tidak benar, bahkan dianggap sebagai penghinaan dan juga sebuah fitnah kepada SBY.

Sy di block sm mahfud md krn saya krtik dia.Dia bilang SBY suka laporkan org yg menghina dan memfitnah SBY. Sy tanya ke mahfud md coba prof tunjukkan surat ats nama SBY yg laporkan org yg hina SBY. Lalu sy diblock sm dia.” tulis @Umar_Hasibuan_

Rupanya sepenggal kejadian tersebut, bukan baru pertamakali, karena yang sudah merasakan terlebih dahulu, adalah pengacara dari Surabaya, @Adv_Supiyadi yang saat ini sedang “berjuang” di Polda Jawa Timur terkait dengan laporannya terhadap Sukmawati (puisi) dan Nathan yang mengancam akan membunuh beberapa tokoh muslim, seperti Fahira Fahmi Idris, Fadli Zon, dan juga Habib Rizieq Sihab.

Ach Supiyadi diblokir Mahfud MD, karena juga melakukan kritik langsung kepada Mahfud MD terkait dengan postingannya beberapa waktu silam. Terkait dengan postingan soal hukum.

Namun berbeda jika postingan yang menyangkut dengan sepakbola, ketika terjadi twitwar antara Mahfud MD dengan mantan staff ahli Kementerian ESDM, Muhamad Saididu, dimana Saididu menjagokan Manchester City, sementara Mahfud MD membela Manchester United. Namun tidak terjadi pemblokiran.

(jall/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *