Ortu Pengancam Jokowi, Anggap Lembaga Kepolisian Untuk “Candaan”

JEMARI JAKARTA – Ternyata pihak keluarga dari pelaku pengancam Presiden Joko Widodo melalui sebuah video yang diunggah, mengakui jika perbuatan anaknya tidak untuk menghina Jokowi.

Namun perbuatan anaknya hanyalah untuk menguji pihak kepolisian, apakah mampu untuk menangkap anaknya usai membuat video tersebut. Namun yang dimaksud dengan menguji seperti apa tidak disebutkan dalam video tersebut.

“Kenakalan anak kami semata mata untuk menguji kemampuan dari pihak kepolisian,” ujar Dr, Heri Sukanto Tjahja  ayah dari Horison yang mendampingi anaknya usai diperiksa oleh pihak kepolisian.

Darwis meminta pihak kepolisian untuk tetap melakukan proses terhadap Harison, karena menurutnya, pernyataan dari Heri sudah melecehkan institusi lembaga kepolisian.

“Emangnya lembaga kepolisian itu barang mainan mereka ? hingga seenaknya mereka perlakukan hanya seperti bahan untuk permainan yang bisa dicoba coba tanpa harus takut ditangkap atau ditahan ?” tanya Darwis dengan sedikit marah.

Berikut isi video yang dikirim ke redaksi media ini,

sumber video : @warung_jurnalis

One Response to Ortu Pengancam Jokowi, Anggap Lembaga Kepolisian Untuk “Candaan”

  1. amrin ps berkata:

    Apapun alasannya orang tsb. harus diproses hukum tanpa tebang pilih agar kewibawaan negara ini bisa terjaga sebab yg dihina dan ditantang adalah simbol negara dan institusi yg mejadi pilar dari penegakkan hukum itu sendiri sehingga dengan demikian stabilitas negara pun jadi turut terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *