Pertanyakan Maksud Kalimat, “Pembinan Takmir” Risma Hanya Mampu Bersujud Minta Maaf Kepada

JEMARI JATIM – Entah disengaja atau tidak, namun undangan yang diterima oleh para Takmir seluruh Kota Surabaya, untuk bertemu langsung dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma, menjadi sebuah persoalan, bagi para Takmir yang hadir.

Karena Muhamad Tohir, salah satu Takmir yang berasal dari Masyitoh Mulyorejo, dengan tegas mempertanyakan maksud dari undangan yang ditujukan kepada ratusan takmir yang hadir, dikarenakan pada undangan tersebut, disebutkan jika dilakukan pembinaan Takmir.

“Kami sebagai Takmir salah apa ? hingga undangan ini berbunyi pembinaan Takmir ?” tanya Tohir kepada Risma dan juga hadirin sesama takmir. Tohir mengusulkan agar tulisan diganti dengan kata silaturahmi. Rupanya pertanyaan Tohir, berubah menjadi sebuah pemandangan yang mengharukan, ketika Risma yang berada di depan, langsung berjalan menuju ke lorong barisan para Takmir, dan didekat Tohir, Risma langsung berujud meminta maaf karena tulisan undangan yang tertera.

“Saya minta maaf, karena undangannya mendadak,” ucap Risma kepada seluruh Takmir yang hadir. Namun para Takmir justru tidak terlalu mempertanyakan ucapan Risma karena kaget dan tidak percaya ketika melihat Risma yang sedang sujud dihadapan mereka.

“Saya hanya ingin mengumpulkan seluruh Takmir, untuk bersama sama memberikan yang terbaik bagi Surabaya dan masyarakatnya, akibat kejadian bom berturut turut selama dua hari,” ucap Risma kepada seluruh Takmir.

Tohir sendiri tidak bermaksud apapun, namun reaksinya secara spontan mempertanyakan kalimat “Pembinaan Takmir” yang menjadi maksud undangan tersebut, “Saya tidak bermaksud menyalahkan, hanya saja maksud undangan ini untuk pembinaan Takmir, berarti kan ada yang salah dengan kami hingga harus dibina ?” ujarnya, mempertanyakan maksud undangan.

Namun Tohir akhirnya meminta maaf karena tidak menyangka jika Risma sampai harus berlaku demikian kepada dirinya dan teman temannya, akibat tulisan pada maksud dan tujuan undangan yang ditujukan kepada para Takmir.

(Jall/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *