Sebut Dirinya Teroris & Bawa Bom, Pesawat Lion Air Tunda Penerbangan 2 Jam

JEMARI RIAU – Seorang penumpang Lion Air dengan tujuan Riau-Jakarta membuat heboh ketika dirinya mengatakan kepada salah satu kru pesawat jika dalam tas yang dibawanya berisi bom.

Mungkin bermaksud untuk bercanda, karena kondisi negara saat ini yang sedang heboh dengan pengeboman yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, pria ini mengaku selain membawa bom juga seorang teroris.

Akibatnya penerbangan Lion Air yang dijadwalkan berangkat pada pukul 13.35 wib, terpaksa harus ditunda selama 2 jam lebih. Karena pihak maskapai menanggapi candaan penumpang tersebut secara serius dengan melakukan pengamanan baik terhadap seluruh penumpang maupun pesawat yang akan diberangkatkan dengan tujuan Jakarta.

200 penumpang, beserta kru pesawat dan juga seluruh bagasi termasuk kargo dibawa kembali ke terminal keberangkatan untuk melakukan Standart Security Bomb Threat Procedures, (Prosedur standar pengamanan ancaman bom).

Melalui prosedur penerbangan, penumpang yang berinisial DB tersebut, langsung diserahkan kepada pihak berwajib, melalui pihak pengelola petugas bandara. Dan penerbangan kembali dilanjutkan pada pukul 15.54 wib, dengan tujuan Jakarta.

“Setelah pengecekan secara mendetail, tidak kami temukan adanya bom ataupun barang yang mencurigakan yang bisa mengancam penerbangan,” ujar Corporate Communications Strategic Of Lion Air, Danang Mandala Prihantono, melalui keterangan resminya.

Candaan DB terpaksa harus berhadapan dengan Pasal 437 UU Nomor 1 Tentang Penerbangan, “Semua informasi terkait dengan bom, baik benar maupun bohong, akan dikenakan tindak pidana,” ujar Danang sambil menghimbau agar para penumpang tidak pernah melakukan hal demikian, sekalipun bermaksud bercanda.

(jall/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *