Cak Imin Kalah Cepat, Jokowi Lebih Suka Romi Sebagai Cawapres

JERAMI JAKARTA – Seperti pada pilpres 2014 lalu, ketika Jokowi ditanyakan oleh awak media siapa kira kira yang akan mendampinginya dalam pertarungan memperebutkan kursi orang nomor di Republik Indonesia, Jokowi hanya menjawab jika dirinya akan didampingi oleh seorang yang berasal dari sulawesi selatan, dan terbukti Jusuf Kalla menjadi wakilnya, walaupun beberap orang diantaranya memperkirakan Abraham Samad yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua KPK, dan akan melepaskan masa jabatannya.

Kini dalam pertaruhan pilpres 2019 nanti, Jokowi sudah memastikan akan kembali maju untuk menjadi Presiden RI yang kedua kalinya. Walaupun partai partai pendukung sebelumnya ada yang sudah menyatakan memberikan dukungan dan ada yang belum, namun kepastian Jokowi maju sudah dipastikan, namun untuk urusan nama Cawapresnya belum diketahui sama sekali.

Hingga dalam acara Lokakarya Nasional Anggota DPRD dari PPP se-Indonesia di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Selasa (15/5/18), yang dipandu oleh Najwa Shihab, Jokowi menyebutkan nama Ketua Umum PPP, Romahurmuziy memang cocok untuk maju sebagai Cawapres, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan para peserta lokakarya.

Ucapan Jokowi tersebut, rupanya hasil “jebakan” Najwa, ketika Najwa menanyakan siapakah yang akan mendampingi Jokowi dalam pilpres 2019 nanti. sambil memperlihatkan foto Romi, dan Jokowi menjawab jika dirinya cukup kagum dengan Romi yang dianggapnya sebagai salah satu tokoh muda yang memiliki potensial.

Rupanya Najwa semakin bersemangat, lalu menanyakan melanjutkan pertanyaannya kepada Jokowi, “Terus bagaimana ?” dan Jokowi langsung menjawab, “Ya cocok jadi cawapres.” Ujar Jokowi spontan, yang langsung disambut tepuk tangan peserta Lokakarya.

Jokowi menceritakan kembali kepada para awak media, usai acara, terkait dengan ucapannya yang menyebutkan nama Romi cocok menjadi cawapres. Menurutnya potensial yang dimiliki oleh Romi selain muda, juga seorang santri dan memiliki intelektual.

“Saya jawab spontan saja, tanpa skenario dan itu (jawaban) keluar dari dalam hati saya,” ujar Jokowi kepada awak media. Bahkan Jokowi menambahkan alasannya, jika sebelumnya Romi ketika menyampaikan sambutannya selama satu jam, bagi Jokowi, sambutan Romi itu benar benar sesuatu yang sangat hebat, sebagai seorang intelektual dan sangat prima.

“Saya harus ngomong apalagi, memang demikian kenyataannya,” ujar Jokowi yang datang bersama rombongannya antara lain, Mensesneg Pratikno, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sementara itu masyarakat disuguhi baliho dan spanduk yang berukuran cukup besar milik Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menyatakan diri maju sebagai Cawapres mendampingi Jokowi, bahkan Cak Imin melobi beberapa petinggi partai pendukung Jokowi agar dirinya dipilih oleh mereka untuk maju.

“Sepertinya Cak imin perlu strategi yang lebih “dahsyat” lagi untuk bisa menarik perhatian Jokowi yang secara terang terangan sudah “memilih” Romi sebagai calon potensial mendampinginya dalam pilpres 2019 nanti,” ujar Darwis salah satu tokoh muda asal Malut, yang juga mengikuti segala perkembangan politik khususnya di kalangan kaum muda Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *