Jual Sabu, Pemuda Surabaya Dituntut 7 Tahun Penjara

Jemari, JawaTimur – Jefri Muchyidin (23) pemuda asal jalan Nginden Jaya Surabaya ini kembali menjalani sidang terkait perkara narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (09/5).

Persidangan yang digelar diruang sidang Garuda 2 kali ini dengan agenda keterangan saksi dan dilanjut pada agenda tuntutan. Bertindak selaku Ketua Majelis Hakim dalam persidangan ini Dwi Winarko dengan Jaksa Penuntut Umum Sukisno dari Kejari Surabaya.

Dalam persidangan kali ini JPU menghadirkan seorang saksi penangkap dari Kepolisian guna dimintai keterangan, dalam kesaksiannya dihadapan Majelis Hakim, saksi menceritakan awal mula penangkapan terhadap terdakwa.

Bermula pada hari Sabtu 06 Januari 2018 sekira pukul 02,00 wib bertempat dijalan Gunung Anyar Surabaya tepatnya didepan Hotel dekat kampus UPN, petugas bersama tim melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa.

Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan barang bukti berupa satu (1) buah Handphone merk Samsung warna hitam, kemudian petugas pun melakukan pengembangan dikamar kost terdakwa dan berhasil menemukan sabu-sabu beserta pipetnya (alat) yang diakui milik terdakwa.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya terdakwa telah menjual Narkotika jenis sabu-sabu kepada terdakwa Alkholis Billah (Berkas terpisah) pada Jum’at 05 Januari 2018 sebanyak satu (1) poket seharga Rp 200 ribu dan sudah dilakukan sebanyak dua kali.

Atas semua keterangan saksi dibenarkan oleh terdakwa, hingga Jaksa menjeratnya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selanjutnya Jaksa menjatuhkan tuntutan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh (7) tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar serta Subsider tiga (3) bulan kurungan.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Sandhy Krisna dari LBH Lacak merasa keberatan dan berencana melakukan pembelaan (Pledoi) secara tertulis yang akan dibacakan oleh kuasa hukumnya pada persidangan mendatang.

(son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *