DPR RI Heran Tahanan Teroris Punya Senjata Tajam, Darimana ?

JEMARI – Pembunuhan sadis yang dilakukan Narapidana Terorisme terhadap Korbannya, Lima orang Polisi yang bertugas di Mako Brimob, menimbulkan spekulasi beragam terkait dengan keamanan di Mako Brimob yang dinilai demikian mudah ditembus. Insiden itu memicu reaksi Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

Menurut Bambang, pembunuhan sadis itu dilakukan dengan menggunakan senjata tajam. Bambang pun bertanya darimana para narapidana itu mendapatkan senjata-senjata tersebut.

“Dari mana atau bagaimana prosesnya sehingga para pelaku bisa memiliki atau menguasai senjata tajam,” ujar Bambang dalam keterangannya, seperti dikutip Grup Jawapos.com, Kamis (10/5).

Bambang mengatakan, masalah itu perlu diselidiki pihak kepolisian, siapa yang membawa dan memberikan senjata kepada para napi tersebut?

Sebelumnya, dari informasi yang diperoleh mitra media ini, para Korban kelima Polisi itu dipenuhi luka bacokan senjata tajam. Bahkan ada beberapa Korban yang digorok sebelum ditembak mati.

Terkait dengan hal itulah, Ketua DPR ini menegaskan bahwa pengamanan di Rutan Mako Brimob belum menerapkan standar pengamanan ekstra. Padahal menurut Bambang, standar pengamanan ekstra maksimum diperlukan untuk menutup kesempatan bagi para narapidana teroris, memiliki atau menguasai peralatan sederhana apapun yang dapat membobol rutan atau mengancam petugas.

Berikut laporan hasil Identifikasi terhadap 5 jenazah anggota Polri korban kasus kerusuhan Napi Teroris di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, sebagai berikut:

1. Lebel mayat RS POL/V/001, korban: an. Briptu Fandi Setio Nugroho, lahir tgl 9 Desenber 1988, Penyidik Densus 88, Alamat. Jl. Tugu II Kec. Magelang Utara Magelang Jateng, NIK.3371020912880003. Luka: luka gorok pd leher tembus dari leher belakang s/d tenggorokan, luka lecet pada alis kiri, luka terbuka pada pipi kanan.

2. Lebel mayat RS POL/V/002, korban: an. Syukron Fadhli, lahir tgl 9 Oktober 1977, NIK. 3305230910970001, Ayah: Trianto, Ibu: Umayah, Alamat. Komp TNI-AD III Cakung Jakarta Timur, Luka: luka tembak pada kepala bagian kiri atas kuping tembus kepala sebelah kanan, luka lecet paha kanan.

3. Lebel mayat RS POL/V/003, korban: an. Wahyu Catur Pamungkas, lahir tgl 24 Mei 1994, Alamat. Kamulyan Kwarasan Kab. Kebumen, Jawa Tengah. Luka: luka gorok pada keher kanan sampai pipi kanan bawah, luka pada dagu kanan, luka tembak pada dahi sebelah kiri.

4. Lebel mayat RS POL/V/OO5, Korban: an. Yudi Rospuji Siswanto, lahir tgl 19 Des 1977, Alamat.Perum Bukit Waringin Tajur Halang Bogor, NIK. 3201371912770001.  Luka: luka tusuk pada kaki kanan, luka sobek lutut belakang, luka sayat pada kaki kiri, luka sobek pada punggung telapak kaki, Jempol kaki kiri robek, pelipis kanan robek, mata kanan dan kiri luka bacok, leher luka bacok, dada kiri kanan luka tusuk, tangan kanan luka bacok, siku kanan luka bacok, tangan kanan atas luka.

5. Lebel mayat RS POL/V/006, korban an. Denny Setiadi, SH, lahir 15 Mei 1985, NIK. 3275041505850013, Alamat. Jl. Kramat III Kel. Cipayung Jaktim, Luka: pipi kiri luka bacok, bibir bengkak, gigi atas lepas, leher belakang luka bacok, luka tembak pada dada kanan.

(HW/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *